Sejarah Sekolah Vokasi Universitas Warmadewa

Pengembangan Program Vokasi di Universitas Warmadewa yang dimulai pada tahun 2017, mengacu pada Permen Ristekdikti Nomor 51 tahun 2018, serta sesuai dengan program yang tercantum dalam Rencana Strategis 2015-2019, Universitas Warmadewa. Program Studi Vokasi tersebut untuk membantu tercapainya program pemerintah di bidang pendidikan, yaitu penyediaan SDM berkualitas dan siap kerja. Faktanya di seluruh negara maju, pendidikan vokasi jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan pendidikan akademis, berkisar sekitar 60%: 40%. Hal ini tentu saja menjadi tugas yang berat bagi pemerintah Indonesia, karena perbandingan jumlah pendidikan vokasi dengan akademik justru terbalik. Melihat perkembangan era revolusi industri 4.0 tentu saja diperlukan SDM yang handal dan kompeten untuk terjun di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri era industri 4.0. Dengan demikian diharapkan angka pengangguran, terutama lulusan program akademik/sarjana bisa dikurangi dengan adanya program vokasi.

Pada tahun 2019 Universitas Warmadewa telah memperoleh ijin prodi yang pertama, Program Studi Diploma-4 Akuntansi Perpajakan sesuai dengan SK Menristekdikti: 92/KPT/I/2019. Prodi ini bekerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga terkait guna menunjang kompetensi lulusan program D4/Sarjana Terapan: Akuntansi Perpajakan.  Selanjutnya pada bulan berikutnya, Unwar memperoleh ijin prodi yang kedua, Program Studi Diploma-3 (Ahli Madya) Sistem Informasi Akuntansi sesuai dengan SK Menristekdikti: 401/KPT/I/2019, tangal 20 Mei 2019. Pada tahun berikutnya Unwar sudah memperoleh ijin prodi yang ketiga, Program Studi Diploma-3 (Ahli Madya) Teknologi Telekomunikasi, sesuai dengan SK Mendikbud: 485/M/2020, pada tanggal 20 April 2020.